Berita industri

Kasus dana valas NOLA FX: denda perdata US$9,21 juta bukan pengembalian dana investor

Pengadilan federal Louisiana menetapkan sekitar US$3,07 juta disalahgunakan. Denda perdata US$9,21 juta berbeda dari perintah restitusi pidana; belum ada bukti jumlah yang benar-benar diterima investor.

Fasad dan papan nama Gedung Federal Hale Boggs serta pengadilan federal di Louisiana dalam foto arsip tahun 2020.

Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) pada 21 Oktober mengumumkan bahwa Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Timur Louisiana telah menjatuhkan putusan perdata karena tergugat tidak menanggapi gugatan (default judgment) terhadap Michael B. DePetrillo, Meteor LLC, dan NOLA FX Capital Management LLC. Pengadilan menyatakan para tergugat menghimpun dana dengan janji perdagangan valas ritel, menyajikan hasil yang menyesatkan, dan menerbitkan laporan rekening palsu. Putusan tertanggal 30 September memerintahkan ketiganya secara tanggung renteng membayar denda perdata US$9.211.492,44 serta melarang kegiatan perdagangan dan pendaftaran secara permanen. Ini sudah merupakan putusan pengadilan, tetapi putusan tanpa pembelaan dalam perkara perdata, bukan sidang juri yang diperdebatkan kedua pihak. Perintah pembayaran tidak membuktikan bahwa uangnya telah tertagih atau investor telah diganti.

Janji perdagangan versus aliran dana

Dalam gugatannya tahun 2024, CFTC menuduh dana peserta akan dikumpulkan di NOLA FX Fund untuk memperdagangkan pasangan mata uang dengan leverage. Menurut uraian tersebut, dana justru dipakai membayar peserta lama, pengeluaran pribadi DePetrillo, dan transaksi pada rekening pribadinya. Dalam alasan putusannya pada September 2026, pengadilan menerima fakta gugatan yang memenuhi syarat prosedur putusan tanpa pembelaan serta mempertimbangkan bukti yang diajukan, lalu menetapkan US$3.070.497,48 telah disalahgunakan. Putusan terpisah menetapkan denda dan larangannya.

Departemen Kehakiman AS (DOJ) menerangkan dalam perkara pidana terpisah bahwa DePetrillo menerima sekitar US$9,2 juta dari kira-kira 55 investor selama tujuh tahun. Uang itu tidak masuk ke rekening perdagangan atas nama dana atau NOLA FX Capital sebagaimana dijanjikan, sedangkan laporan palsu menunjukkan perdagangan dan laba yang seolah-olah terjadi. Angka US$9,2 juta ini adalah total dana yang diterima menurut perkara pidana, bukan denda perdata ataupun perhitungan kerugian bersih. Penyebutan valas, emas, saham, dan kripto dalam materi promosi tidak membuktikan adanya posisi nyata pada aset-aset itu.

Tiga angka dengan arti hukum berbeda

US$3.070.497,48 adalah jumlah penyalahgunaan yang ditetapkan pengadilan perdata. Denda perdata US$9.211.492,44 dihitung sebesar tiga kali keuntungan moneter menurut pengadilan; itu adalah sanksi berdasarkan perintah CFTC, bukan pembayaran restitusi kepada investor. Dalam perkara pidana, DePetrillo mengaku bersalah pada Februari 2025 dan pada Juli dihukum sembilan tahun penjara serta diperintahkan membayar restitusi US$6.748.412,79. Restitusi yang diperintahkan tidak sama dengan restitusi yang sudah dibayar. Dokumen yang diperiksa tidak mencantumkan hasil akhir penagihan atau pembagian dana, sehingga ketiga angka tidak boleh dijumlahkan sebagai 'dana yang dipulihkan'.

Implikasi bagi investor dan pelaku industri

Masalah pokoknya adalah perbedaan antara isi laporan rekening dan tujuan sebenarnya dari uang nasabah. Dalam menilai skema perdagangan kolektif, investor perlu memastikan badan hukum yang menandatangani kontrak dan menerima uang, status pendaftaran operator yang diwajibkan, serta apakah rekening bank, kustodian, dan transaksi dapat direkonsiliasi secara independen. Pendaftaran atau laporan laba saja tidak menjamin keamanan dana. Pialang, penyedia pembayaran, dan mitra teknologi pun perlu mengetahui pemilik rekening dan pihak yang dapat membuktikan saldo serta eksekusi; tampilan aplikasi bukan bukti aliran kas.

Pandangan TraderVote

Perkembangan kasus ini bergerak dari gugatan perdata 2024, pengakuan bersalah dan vonis pidana 2025, ke putusan perdata 30 September 2026 yang diumumkan pada 21 Oktober. Dengan demikian, ini bukan lagi sekadar dugaan atau penyelidikan. Hal yang patut dipantau berikutnya adalah pelaksanaan larangan, penagihan denda, dan realisasi restitusi pidana. Tanpa data resmi tentang pemulihan dana, tingkat pengembalian kepada investor tidak dapat dipastikan.

Sumber: [CFTC, 21 Oktober 2026](https://www.cftc.gov/PressRoom/PressReleases/9313-26); Pengadilan Distrik AS, [putusan](https://www.cftc.gov/media/14776/ENF_DePetrilloDefaultJudgement093026/download) dan [alasan putusan](https://www.cftc.gov/media/14781/ENF_DePetrilloOrderReasons093026/download), 30 September 2026; [DOJ, 29 Juli 2025](https://www.justice.gov/usao-edla/pr/former-new-orleans-attorney-sentenced-nine-years-prison-commodity-exchange-act-0); [pengumuman gugatan CFTC, 28 Oktober 2024](https://www.cftc.gov/PressRoom/PressReleases/9003-24). Diakses 22 Oktober 2026 menurut waktu Los Angeles. Sampul: foto arsip gedung pengadilan tahun 2020 oleh Tony Webster melalui [Wikimedia Commons](https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Hale_Boggs_Federal_Building_-_Eastern_District_of_Louisiana_Courthouse,_New_Orleans.jpg), [CC BY-SA 2.0](https://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/); dipotong dan diubah ukurannya; bukan foto sidang perkara ini.

Artikel ini bukan nasihat investasi.

Diskusi

Komentar (0)

Masuk untuk mengikuti diskusi.

Masuk

Belum ada komentar yang diterbitkan. Mulai diskusi.