Financial Conduct Authority Inggris menyatakan pada 28 September 2026 bahwa Southwark Crown Court menerbitkan confiscation order terhadap Raymondip Bedi dan Patrick Mavanga. Bedi diperintahkan membayar £603.404,28 dan Mavanga £247.997,99, total £851.402,27. FCA mengatakan telah mengidentifikasi dan menghubungi korban serta akan mengembalikan dana yang benar-benar dipulihkan melalui proses tersebut.
Ini bukan tuduhan yang belum diputus. Menurut FCA, keduanya menjalankan skema penipuan pada Februari 2017–Juni 2019 dengan cold call dan penawaran investasi aset kripto palsu melalui perusahaan termasuk CCX Capital dan Astaria Group LLP. Sedikitnya 65 investor kehilangan £1.541.799. Pada Juli 2025, Bedi dijatuhi hukuman lima tahun empat bulan dan Mavanga enam tahun enam bulan.
Perintah pengadilan bukan dana yang sudah masuk
Nilai kedua perintah setara sekitar 55,2% dari kerugian agregat yang diumumkan. Perbandingan ini tidak menentukan jumlah yang diterima masing-masing korban dan tidak membuktikan seluruh nilai perintah telah ditagih.
FCA menjelaskan bahwa confiscation order berdasarkan Proceeds of Crime Act 2002 mewajibkan pelaku mengembalikan manfaat dari tindak pidana atau nilai aset yang tersedia jika lebih rendah. Keduanya memiliki tiga bulan untuk membayar. Kegagalan membayar dapat menambah masa penjara, tetapi tidak otomatis menghapus kewajiban pembayaran.
Karena itu, peristiwa ini harus disebut sebagai perintah penyitaan final dengan rencana pengembalian dana yang berhasil dipulihkan. Tidak tepat menyatakan seluruh kerugian £1,54 juta sudah kembali atau menyamakan proses ini dengan asuransi investasi, perlindungan simpanan, maupun kompensasi platform.
Dampak bagi trader dan perusahaan
Trader perlu memeriksa siapa yang menghubungi, badan hukum dalam perjanjian, rekening penerima, kesesuaian dengan perusahaan teregulasi yang diklaim, dan bukti independen atas posisi kripto. Situs yang tampak profesional dan istilah regulasi tidak menggantikan pemeriksaan identitas hukum dan aliran dana.
Sebelum membayar, gunakan FCA Firm Checker atau register resmi terkait secara mandiri. Periksa nama perusahaan, domain, kontak, ruang lingkup izin dan penerima pembayaran. Simpan bukti transfer, pesan, kontrak, tangkapan layar dan hash transaksi untuk pelaporan dan pelacakan aset.
Perusahaan broker dan kripto yang sah juga perlu menerbitkan domain dan jalur pembayaran resmi, menjelaskan metode pemasaran yang tidak mereka gunakan, serta menyediakan kanal laporan peniruan identitas.
Pandangan TraderVote
Pemulihan aset tetap merupakan tahap terpisah setelah putusan bersalah dan hukuman penjara. Hukuman menentukan pertanggungjawaban pidana; confiscation order menetapkan kewajiban membayar; penagihan dan distribusi menentukan dana yang benar-benar diterima korban.
Pemberitaan harus membedakan tuduhan, putusan bersalah, hukuman, perintah penyitaan, penagihan dan distribusi akhir. Bagi trader, perlindungan utama tetap verifikasi sebelum mengirim dana, bukan asumsi bahwa putusan pengadilan kelak menjamin penggantian penuh dan cepat.
Sumber
FCA, “FCA secures money back for victims of crypto fraud”, 28 September 2026, diakses 29 September 2026: https://www.fca.org.uk/news/press-releases/fca-secures-money-back-victims-crypto-fraud
FCA, “Two individuals sentenced to a combined 12 years for £1.5m crypto fraud”, 4 Juli 2025, diakses 29 September 2026: https://www.fca.org.uk/news/press-releases/two-individuals-sentenced-combined-12-years-crypto-fraud
FX Axe, “FCA Secures £851,000 Confiscation Orders for Crypto Fraud Victims”, 28 September 2026, diakses 29 September 2026: https://fxaxe.com/news/fca-secures-851000-confiscation-orders-for-crypto-fraud-victims/
Ditulis independen oleh Hengyuan berdasarkan informasi publik yang dapat diverifikasi hingga 29 September 2026. Artikel ini bukan nasihat investasi atau hukum.

Diskusi
Komentar (0)
Masuk untuk mengikuti diskusi.
MasukBelum ada komentar yang diterbitkan. Mulai diskusi.